Senin, 04 Juni 2012

Makalah Photoshop


 



MAKALAH Adobe Photoshop



 




OLEH:
Nama          : Ni Kdk Agustini Diah Anggraeni
Kelas          : XI IPS
No Absen   : 06



KATA PENGANTAR

"Om Swastyastu"
Puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena atas berkat rahmatnyalah penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “Adobe Photoshop”  selesai tepat pada waktunya.
            Tentu saja dalam penyelesaian makalah ini penulis tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada guru mata pelajaran TIK yang telah membimbing penulis dan pihak-pihak yang telah membantu penulis sehingga makalah ini dapat penulis selesaikan tepat pada waktunya.
Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna, maka dari itu penulis mohon saran dan kritik dari pembaca demi menyempurnakan makalah ini di kemudian hari. Atas kritik dan sarannya penulis ucapkan terima kasih.
"Om Shantih, Shantih, Shantih Om"


Singapadu,  Juni 2012

            Penulis


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................... ..... i
DAFTAR ISI..................................................................................................... .... ii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................. .... 1
            1.1 Latar Belakang................................................................................. .... 1
            1.2 Rumusan Masalah............................................................................. .... 2
            1.3 Tujuan............................................................................................... .... 2
BAB II PEMBAHASAN.................................................................................. .... 3
            2.1 Pengertian Bangunan Ruang............................................................ .... 3
            2.2 Menggambar Bangunan Ruang Bersisi Datar.................................. .... 3            2.3 Menggambar Bangunan Ruang Bersisi Lengkung...................................................................
BAB III PENUTUP........................................................................................... .. 11
3.1 Kesimpulan....................................................................................... .. 11
3.2 Saran-saran....................................................................................... .. 11
Daftar Pustaka.................................................................................................... .. 12


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apakah itu Adobe Photoshop?
2.      Bagaimanakah cara pengembangan Adobe Photoshop?
3.      Apa saja fitur-fitur yang terdapat dalam Adobe Photoshop?
4.      Apa saja format file yang ada dalam Adobe Photoshop?
5.      Apa saja tool yang terdapat dalam Adobe Photoshop?
6.      Bagaimanakah asalmula sejarah dan nama Adobe Photoshop?



1.3  Tujuan
1.      Untuk mengetahui apakah yang dimaksud dengan Adobe Photoshop.
2.      Untuk mengetahui apasaja format file dalam Adobe Photoshop.
3.      Untuk mengetahui bagaimana asalmula nama dan sejarah rilis Adobe Photoshop.
4.      Untuk mengetahui bagaimana pengembangan Adobe Photoshop.
5.      Untuk mengetahui apasaja tool yang terdapat dalam Adobe Photoshop.
6.      Untuk mengetahui apasaja fitur-fitur yang terdapat dalam Adobe Photoshop.



1.4  Manfaat
1.      Dapat mengetahui apakah Adobe Photoshop itu.
2.      Dapat mengetahui apasaja format file dalam Adobe Photoshop.
3.      Dapat mengetahui bagaimana asalmula nama dan sejarah rilis Adobe Photoshop.
4.      Dapat mengetahui Untuk mengetahui bagaimana pengembangan Adobe Photoshop.
5.      Dapat mengetahui apasaja tool yang terdapat dalam Adobe Photoshop.
6.      Dapat mengetahui apasaja fitur-fitur yang terdapat dalam Adobe Photoshop.







BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Adobe Photoshop
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.
Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.

2.2 Format File Adobe Photoshop

Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
  • .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
  • .PSB' adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
  • .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.

2.3 Sejarah Adobe Photoshop

Kata Photoshopping muncul sebagai sebuah neologisme, yang berarti "menyunting sebuah gambar", meskipun pengolahan gambar itu sendiri tidak menggunakan Photoshop sebagai programnya (sama seperti Google yang saat ini dapat digunakan sebagai kata kerja). Adobe discourages use of the term [4] out of fear that it will undermine the company's trademark. The term photoshop is also used as a noun referring to the altered image.
Photoshopping gambar untuk tujuan humor menjadi populer dikalangan anggota beberapa website seperti Something Awful dan Fark. Kontes Photoshop juga menjadi sebuah tradisi bagi para pengguna software ini. Sejarah rilisnya:
Versi
Platform
Nama kode
Tanggal rilis
Perubahan
0.63
Macintosh

Oktober 1988

1.0
Macintosh

Februari 1990

2.0
Macintosh
Fast Eddy
Juni 1991
·  Path
2.0.1
Macintosh

Januari 1992

2.5
Macintosh
Merlin
November 1992

Windows
IRIX, Solaris

November 1993
2.5.1
Macintosh

1993

3.0
Macintosh
Tiger Mountain
September 1994
·  Tabbed Palettes
·  Layers
Windows, IRIX, Solaris

November 1994
4.0
Macintosh, Windows
Big Electric Cat
November 1996
·  Adjustment Layers
·  Actions (macro)
4.0.1
Macintosh, Windows

Agustus 1997

5.0
Macintosh, Windows
Strange Cargo
Mei 1998
·  Editable type (Sebelumnya, ketikan akan dirasterisasi ketika dimasukan ke dalam gambar)
·  Multiple Undo (History Palette)
·  Color Management
·  Magnetic Lasso
5.0.1
Macintosh, Windows

1999

5.5
Macintosh, Windows

Februari 1999
·  Satu paket dengan ImageReady
·  Extract
6.0
Macintosh, Windows
September 2000
·  Bentuk vektor
·  Perubahan layar tampilan
·  Filter "Liquify"
6.0.1
Macintosh, Windows

Maret 2001
·  Penambahan memory usage
·  Pengembangan Paintbrush picker
·  Memperbaiki bug Clipping path save/export
7.0
Mac OS 'Classic'/Mac OS X, Windows
Liquid Sky
Maret 2002
·  Mengubah format teks menjadi vektor
·  Healing Brush
·  Painting engine baru
·  Menghilangkan dukungan alpha channel untuk format file TGA dan menggantinya dengan "embedded alphas", sebuah metode eksperimental yang secara otomatis memunculkan data transparansi.
7.0.1
Mac OS 'Classic'/Mac OS X, Windows

Agustus 2002
·  Camera RAW 1.x (plugin opsional)
·  Mengembalikan dukungan alpha channel untuk format file TGA, dan menghilangkan fitur "embedded alphas".
CS (8.0)
Mac OS X, Windows
October 2003
·  Camera RAW 2.x
·  Modifikasi "Slice Tool"
·  Perintah Shadow/Highlight
·  Perintah Match Color
·  Filter "Lens Blur"
·  Smart Guides
·  Real-Time Histogram
·  Deteksi dan penolakan untuk mencetak gambar hasil-scan banknote[6]
·  Perlindungan kopi Macrovision menggunakan teknolohi Safecast DRM
CS2 (9.0)
Mac OS X, Windows
Space Monkey
April 2005
·  Camera RAW 3.x
·  Smart Objects
·  Image Warp
·  Spot healing brush
·  Red-Eye tool
·  Lens Correction filter
·  Smart Sharpen
·  Smart Guides'
·  Vanishing Point
·  Peningkatan manajemen memori pada mesin PowerPC G5 Macintosh 64-bita yang menjalankan Mac OS X 10.4
·  Mendukung High dynamic range imaging (HDRI)
·  Mendukung scripting JavaScript dan bahasa lainnya
·  Tambahan fitur "smudging", seperti misalnya "Scattering"
·  Memperbaiki seleksi layar, seperti kemampuan untuk memilih lebih dari satu layer.
CS3 (10.0)
Universal Mac OS X, Windows
Musim semi 2007 [7]
Versi betanya dirilis tanggal 15 Desember 2006 untuk pemilik Photoshop CS2, Creative Suite, dan perangkat lunak Adobe lainnya.[8][9][10]
·  Tambahan dukungan untuk platform Macintosh berbasis-intel
·  Perubahan layar tampulan
·  Tambahan fitur untuk Adobe Camera RAW
·  Quick Select tool
·  Perubahan Curves, Vanishing Point, Channel Mixer, Brightness dan Contrast, dan dialog saat mencetak
·  Pengaturan konversi Black-and-white
·  Auto Align dan Auto Blend
·  Smart Filters
·  optimisasi Mobile device graphic
·  Pengembangan cloning dan healing
CS4, CS4 Extended (11.0)
Universal Mac OS X, Windows
·  Smoother panning and zooming and fluid canvas rotation
·  OpenGL display acceleration in Photoshop
·  Native support for 64-bit on Windows Vista x64
·  Adjustments panel
·  Auto-blending of images
·  Masks panel
·  Improved Adobe Photoshop Lightroom workflow
·  Content-aware scaling
·  Better raw image processing
·  Extended depth of field
·  Dramatically enhanced color correction
·  Auto-alignment of layers
·  New file display options (tabbed document display and n-up views)
·  New file management and workspaces with Adobe Bridge CS4
CS5
Universal Mac OS X, Windows
White Rabbit
·  Complex selections made easy
·  Content-Aware Fill
·  HDR Pro and HDR Toning
·  Puppet Warp
·  Mixer Brush and Bristle Tips

2.4  Pengembangan Adobe Photoshop

Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah namanya menjadi ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; "total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan" dengan cara ini.
Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988. Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.

2.5  Tool yang terdapat di Adobe Photoshop

Tool dalam Adobe Photoshop adalah alat yang dapat membantu pengguna dalam mengedit. Adobe Photoshop CS3 memilikit 59 tool yang dapat dipakai oleh pengguna. Tool - tool tersebut terdiri dari berbagai macam tool dengan kegunaan yang spesifik. Beberapa tool - tool yang ada di Photoshop antara lain :
·  History Brush Tool
·  Eraser Tool
·  Path Selection Tool
·  Direct Selection tool
·  Pen Tool
·  Shape Tool
·  Brush Tool
·  Audio Annotation Tool
·  Eyedropper Tool
·  Measure Tool
·  Text Tool
·  Hand Tool

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.
Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.




Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar zhaow.jpg. (lihat gambar 1.1).
Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.




Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1, yaitu:
A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
B  :  Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
C :     Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.
D :     Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.
E :     Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.
F :     Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.

A.    Keterangan dan Praktek:
·         Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen
Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.
·         Mengubah ukuran gambar dan kanvas
Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.

·         Mencoba ToolBox
Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.
·         Mencerminkan dan Memutar Gambar
Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.
·         Undo
Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.
·         Memindahkan gambar ke dokumen lain
Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
·         Save for web
Gunakan menu File -> Save for Web untuk menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.

B.     Selection And Tool
·         Menyeleksi Gambar pada Phtoshop
Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
·         Ada tiga cara menyeleksi yaitu:
1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.
·         Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:
1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.











C.    Permainan Warna pada Photoshop
Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).
Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.
·         Paint Bucket Tool
Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.
·         Gradient Tool
Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
·         Brush Tool
Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.
·         Brightness/Contrast
Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.
·         Level
Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.
·         Curves
Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.
·         Color Balance
Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.
·         Photo Filter
Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.
·         Replace Color
Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.


·         Hue/Saturation
Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.
·         Match Color
Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.

D.    Teks dan Vector Photoshop
·         Horisontal Type Tool
Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.
·         Horisontal Type Mask Tool
Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.
·         Pen Tool
Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
·         Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool
Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.

E.     Layer, Mask, and Style
Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.
·         Quick Mask Mode
Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.
Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.
·         Layer Mask
Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.
·         Layer Style
Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.
F.     Efek Khusus Photoshop
·         Filter Liquify
Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.
·         Filter Vanishing Point
Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.
·         Filter Blur
Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.





3.4 Tool-tool photoshop yang penting
Menu
1.      File
Berkaitan dengan file seperti menyimpan, membuka, export, import, dan cetak.
2.      Edit
Menu editing secara umum seperti cut, copy, paste, transform image, serta untuk mengatur preferences Adobe Photoshop.
3.      Image
Berisi editing image untuk mengatur warna, hue/saturation, brightness/contrast, ukuran.
4.      Layer
Berkaitan dengan manajemen layer pada image, seperti menambah layer, menghapus, menambah efek pada layer, serta masking.
5.      Select
Berkaitan dengan selection image.
6.      Filter
Berhubungan dengan pada Photoshop yang dapat digunakan untuk memberi Efek tertentu pada image.
7.      View
Digunakan untuk pengaturan view seperti zooming image, menampilkan skala, dan sebagainya.
8.      Window
Digunakan untuk mengatur / menampilkan window
9.      Help
Untuk menampilkan help dan tutorial Adobe Photoshop.
Tool Option Bar
Hampir semua tool pada Toolbox memiliki options, yang ditampilkan pada Tool Option bar. Options tersebut digunakan untuk mengatur nilai parameter atau
option dari tool yang sedang aktif/dipilih. Sebagai contoh :
Setelah nilai parameter pada tool option bar diubah-ubah , (kita dapat mengembalikannya lagi menjadi nilai default (nilai semula). Yaitu dengan memilih icon tool yang ada di sebelah kiri, kemudian klik tombol . Pada context menu yang muncul, pilih Reset Tool untuk mengembalikan nilai default dari tool yang sedang dipilih. Apabila ingin mengembalikan nilai default semua tools, pilih Reset All Tools.









 

A. SELECTION TOOL
A.1. Marquee Tool
Saat kita klik Marquee Tool kita bisa melihat ada 4 jenis marquee tool
1.      Rectangular Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
Digunakan untuk membuat area selection berbentuk segi empat pada image.
2.      Elliptical Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
Digunakan untuk membuat area selection berbentuk elips atau lingkaran pada image.
3.      Single Row Marquee
Digunakan untuk membuat area selection satu baris pada image (ukuran tinggi selection adalah 1 pixel)
4.      Single Column Marquee
Digunakan untuk membuat area selection satu kolom pada image (ukuran lebar selection adalah 1 pixel).
A.2. Move Tool
Shortcut keyboard: V
Digunakan untuk menggeser/memindah selection, layers, dan guides.
A.3. Lasoo Tool
(Shortcut keyboard: L, atau Shift + L untuk mengubah jenis Lasoo) Terdiri dari 3 jenis yaitu:
1.      Lasoo
Digunakan untuk membuat area selection dengan bentuk bebas
2.      Polygonal Lasoo
Digunakan untuk membuat area selection berbentuk polygon
3.      Magnetic Lasoo
Digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan
tepi selection pada area tertentu pada image.
A.4. Magic Wand Tool
Shortcut keyboard: W
Digunakan untuk membuat area selection yang memiliki warna serupa.Perbedaan toleransi warna dapat diatur pada tool option bar.

B. CROP & SLICE TOOL
B.1. Crop Tool
Shortcut keyboard: C
Digunakan untuk memangkas image (memotong dan membuang area tertentu dari image)
B.2. Slice Tool
(Shortcut keyboard: K, atau Shift + K untuk mengubah slice)
Terdiri dari 2 jenis yaitu:
1.      Slice Tool
Digunakan untuk membuat potongan-potongan dari suatu image
2.      Slice Select Tool
Digunakan untuk memilih potongan pada suatu image



C. RETOUCHING TOOL
C.1. Patch/Healing Brush Tool
(Shortcut keyboard: J, atau Shift + J mengubah tool)
1.      Patch Tool
Digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu image dengan pola (pattern) atau sample tertentu. Cocok untuk memberbaiki image yang rusak.
2.      Healing Brush Tool
Digunakan untuk mengecat/melukis image dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki image yang agak rusak.
C.2. Stamp Tool
(Shortcut keyboard: S, atau Shift + S untuk mengubah tool) terdiri dari 2 jenis yaitu:
1.      Clone Stamp Tool
Digunakan untuk melukis image dengan sample image tertentu
2.      Pattern Stamp Tool
Digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu
C.3. Eraser Tool
(Shortcut keyboard: E, atau Shift + E untuk mengubah jenis eraser)
Terdiri dari 3 jenis yaitu:


1.      Eraser
Digunakan untuk menghapus pixel image dan mengembalikannya ke state tertentu.
2.      Background Eraser
Digunakan untuk menghapus area tertentu image menjadi transparan.
3.      Magic Eraser
Digunakan untuk menghapus area tertentu image yang memiliki warna yang serupa menjadi transparan dengan satu kali klik.
C.4. Sharpen, Blur, Smudge Tool
(Shortcut keyboard: R, atau Shift + R)
1.      Sharpen Tool
Digunakan untuk menajamkan area tertentu pada image.
2.      Blur Tool
Digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu pada image.
3.      Smudge Tool
Digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada image
C.5. Dodge, Burn, Sponge Tool
(Shortcut keyboard: O, atau Shift + O)
1.      Dodge Tool
Digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada image
2.      Burn Tool
Digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada image
3.      Sponge Tool
Digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada image.

D. PAINTING TOOL
D.1. Brush Tool
(Shortcut keyboard: B, atau Shift + B untuk mengubah tool) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
1.      Brush Tool
Digunakan untuk melukis image dengan goresan kuas
2.      Pencil Tool
Digunakan untuk melukis image dengan goresan pencil
D.2. History Brush Tool
(Shortcut keyboard: Y, atau Shift + Y untuk mengubah jenis)
Terdiri dari 2 jenis yaitu:
1.      History Brush Tool
Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image


2.      Art History Tool
Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state
history dari image, dengan model artistik tertentu.
D.3. Gradient, Paint Bucket Tool
(Shortcut keyboard: G, atau Shift + G)
1.      Gradient Tool
Digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan
perpaduan banyak warna.
2.      Paint Bucket Tool
Digunakan untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground
atau pola tertentu.

E. DRAWING AND TYPE TOOL
E.1. Selection Tool
(Shortcut keyboard: A, atau Shift + A untuk mengubah jenis) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
1.      Path Selection Tool
Digunakan untuk melakukan selection path
2.      Direct Selection Tool
Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point dari path.

E.2. Type Tool
(Shortcut keyboard: T, atau Shift + T untuk mengubah jenis) Terdiri dari 4 jenis yaitu:
1.      Horizontal Type Tool
Digunakan untuk membuat tulisan secara horizontal
2.      Vertical Type Tool
Digunakan untuk membuat tulisan secara vertikal
3.      Horizontal Type Mask Tool
Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal
4.      Vertical Type Mask Tool
Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertikal
E.3. Pen Tool
1.      Pen Tool
(Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
Digunakan untuk membuat path dengan lengkung-lengkung yang halus
2.      Freeform Pen Tool
(Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
Digunakan untuk membuat path berbentuk bebas (sesuka kita )
3.      Add Anchor Point Tool
Digunakan untuk menambah anchor point atau titik editor pada path
4.      Delete Anchor Point Tool
Digunakan untuk menghapus anchor point tertentu pada path
5.      Convert Point Tool
Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point tertentu pada path
E.4. Shape Tool
(Shortcut keyboard: U, atau Shift + U untuk mengubah jenis)
1.      Rectangle Tool
Digunakan untuk menggambar bentuk segi empat
2.      Rounded Rectangle Tool
Digunakan untuk menggambar segi empat melengkung
3.      Ellipse Tool
Digunakan untuk menggambar ellipse
4.      Polygon Tool
Digunakan untuk menggambar polygon
5.      Line Tool
Digunakan untuk menggambar garis lurus
6.      Custom Shape Tool
Digunakan untuk menggambar bentuk tertentu dari daftar bentuk yang ada


F. ANNOTATION, MEASURING & NAVIGATION TOOL
F.1. Notes Tool
(Shortcut keyboard: N, atau Shift + N untuk mengubah jenis)
1.      Notes Tool
Digunakan untuk membuat catatan pada image seperti copyright.
2.      Audio AnnotationTool
Digunakan untuk membuat suara/audio pada image
F.2. Eyedropper, Measure Tool
(Shortcut keyboard: I, atau Shift + I)
1.      Eyedropper Tool
Digunakan untuk mengambil sample warna pada image untuk warna
foreground
2.      Color Sampler Tool
Digunakan untuk mengambil berbagai sample warna pada image
3.      Measure Tool
Digunakan untuk mengukur jarak atau sudut pada image
F.3. Hand Tool
Shortcut keyboard: H
Digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang image di dalam window view area.
F.4. Zoom Tool
Shortcut keyboard: Z
Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan image.
F.5. Background and foreground color
Supaya default tekan tombol D maka warna foreground dan background menjadi putih dan hitam. Untuk menukar warna background dan foreground tekan tombol X.
F.6. Normal and Quickmask Mode
Normal Mode : Semua fungsi seperti brush akan berjalan seperti biasanya. Quickmask Mode : fungsi brush bisa dipakai untuk seleksi cuman jika setelah proses quickmask maka yang diseleksi malah dibagian luar nya.
F.7. Screen Mode
Untuk melihat tampilan area kerja windows.
Masih ada beberapa tool yang mungkin berguna 
1.      FILL
Edit > fill
Berfungsi untuk memberi warna di dalam area seleksi atau warna keseluruhan kalau tidak ada seleksi. Warna bisa diatur didalam windows option nya.
2.      STROKE
Edit > stroke
Berfungsi untuk mewarnai garis di area seleksi. Ketebalan dan warna bisa diatur di dalam window option nya.
3.      TRANSFORM
Edit > Transform
Tool ini untuk mentransformasi gambar di dalam layer tertentu.
Scale                                                :    untuk merubah besar kecilnya suatu gambar
Rotate                                             :    untuk memutar gambar
Skew, distorsi, perspektif, warp   :    untuk merubah bentuk gambar sesuai einginan kita.
Rotate 180                                      :    untuk memutar gambar sebesar 180 derajat.
Rotate 90 CW                                :    untuk memutar gambar sebesar 90 derajat searah jarum jam
Rotate 90 CCW                             :    untuk memutar gambar sebesar 90 derajat berlawanan arah jarum jam.
Flip horizontal                                : untuk memirror gambar kearah Horizontal
Flip Vertikal                                   : untuk memirror gambar kearah Vertikal.



4.      MODE
Image > Mode
Untuk merubah system pewarnaan, diantaranya :
- RGB : Red, Green, Blue
- CMYK : Cyan Magenta Yellow Black
- Grayscale : untuk warna Hitam Putih.

5.      ADJUSTMENT
Image > adjustment
Untuk menentukan terang gelapnya gambar ( Brightness/Contrast. Dan bisa pula untuk menentukan warna ( Hue/Saturation )
6.      IMAGE SIZE
Image > image size
Untuk merubah besar kecilnya suatu gambar. Bedanya dengan di tool transform adalah seluruh image berubah nilai besar kecilnya.
7.      CANVAS SIZE
Image > canvas size
Untuk merubah besar kecilnya background. Dan ini akan membuat gambar di layer menjadi terpotong.
8.      ROTATE CANVAS
Image > Rotate Canvas
Untuk memutar background beserta gambar yang ada didalam area gambar.
9.      INVERSE
Select > inverse
Untuk menyeleksi yang bukan area seleksi sebelumnya. Tool ini berfungsi hanya jika ada image atau layer yang terseleksi.
10.  FEATHER
Select > feather
Untuk memperhalus atau membuat blur suatu gambar yang sudah terseleksi. Ini biasanya digunakan pada saat pemisahan suatu objek gambar dengan background nya.
11.  EFFECT
Tool untuk membuat effect ini ada semua di dalam toolbar filter.
12.  RULER
View > ruler
Untuk menampilkan ukuran di area gambar. Ukuran bisa disetting dengan cara klik kanan di ruler area gambar maka akan muncul satuan ukuran yang akan digunakan. Seperti pixel, cm , inches, dll.
Kalau kita drag ruler ke dalam area gambar maka akan muncul suatu garis bantu berwarna biru terang. Dan garis bantu ini tidak akan tercetak kalau kita print.


13.  SNAP
View > snap
Untuk menempatkan gambar dengan pas sesuai dengan keinginan kita. Kalau kita drag suatu objek gambar dan kita sudah mengaktifkan tool snap ini maka kita tidak perlu susah-susah untuk menempatkan gambar. Kita bisa menempatkan gambar pas ditengah, di pinggir atau pada garis bantu.
14.  MENAMPILAKAN TOOL
Untuk menampilan tool kita cukup dengan mengklik toolbar windows maka akan muncul tool yang akan kita pakai. Seperti layer, color, history, brush dll.

3.5  Dampak terhadap industri

Sebuah contoh dari manipulasi deletion. Gambar aslinya berada di sebelah kiri.
Pengembangan manipulasi gambar digital banyak memengaruhi industri fotografi. Pengembangan tersebut menciptakan seni pengolah gambar (photo retouching) dan mengubah cara kerja: produk yang biasanya hanya dapat diciptakan oleh fotografer profesional selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari, kini dapat diproduksi oleh seniman amatir sekalipun. Manipulasi gambar digital telah menyumbang begitu banyak hal kepada dunia fotografi dengan memungkinkan manipulasi yang awalnya sulit atau bahkan tak mungkin. Photoshop berperan besar dalam perkembangan dunia digital saat ini.
Pada masa revolusi fotografi digital di tahun 90-an, Photoshop menjadi standar di dunia industri. Banyak fotografer yang menggunakan program ini untuk mengoptimalkan hasil akhir foto yang mereka ciptakan.
Dengan kehadiran tablet grafik, terutama dari Wacom, program seperti Adobe Photoshop dan Corel Painter semakin dibutuhkan untuk menciptakan gambar orisinal. Dengan menggunakan pressure sensitive tablet dapat meningkatkan efek paint brush, eraser, atau tool lainnya. Tablet digunakan secara global oleh para ilustrator komik profesional, arsitek, seniman studio, dan lainnya. Bahkan ILM, perusahaan spesial efek yang berperan dalam produksi film Star Wars, menggunakan tablet yang dikombinasikan dengan Photoshop untuk mengoptimalkan hasil-produksinya.

2.6  Fitur-Fitur yang terdapat di Adobe Photoshop

Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.

Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:
·  Grayscale
·  Bitmap
·  Duotone
Versi terbarunya, yang dirilis pada tahun 2005, adalah versi 9. Program ini dipasarkan dengan nama "Photoshop CS2." "CS" merefleksikan integrasi produk Photoshop dengan aplikasi "Creative Suite buatan Adobe dan disebut "2" karena program ini adalah versi rilis ke-2 sejak Adobe mengintegrasikan kedua produknya. Ada beberapa pada tambahan pada Photoshop CS2 seperti multiple layer selecting dan "warp," versi kurva dari transform tool dan color replacement tool, yang sebelumnya hadir sebagai plug-in 8BF.
Untuk para penggemar fotografi, Adobe menyediakan filter "reduce grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya. Untuk "memperjelas" perbedaan produk CS dengan produk-produk Photoshop sebelumnya, Adobe menghilangkan lambang mata Photshop, yang dipresentasikan dalam bentuk yang berbeda-beda sejak versi 3 sampai versi 7. Photshop CS dan CS2 kini menggunakan bulu sebagai ikon dan bentuk identifikasinya.
Ikon untuk Photoshop CS3 Beta.
Versi beta Photoshop CS3 telah dirilis untuk pengguna CS2 pada tanggal 15 Desember 2006. Berbeda dengan Photoshop CS dan CS2 yang menggunakan bulu sebagai logonya, Logo untuk edisi ketiga ini berbentuk tipografi, dengan huruf 'Ps' berwarna putih dan berlatar belakang biru-gradien.
Camera RAW 3.x
Versi terakhirnya dilengkapi dengan Adobe Camera RAW, sebuah plugin yang dikembangkan oleh Thomas Knoll yang dapat membaca beberapa format file RAW dari kamera digital dan mengimpornya langsung ke Photoshop. Versi awal RAW plugin ini juga tersedia untuk Photoshop 7.0.1 dengan tambahan biaya $99 USD.
Secara Photoshop adalah sebuah program penyunting gambar standar industri yang ditujukan untuk para profsional raster grafik, harga yang ditawarkan pun cukup tinggi; kira-kira US$600. Keadaan ini memancing beberapa programer untuk merancang peralatan grafik (graphics tools) dengan harga yang lebih terjangkau. Untuk menghadapi persaingan ini, dan untuk menghadapi pembajakan produknya, Adobe memperkenalkan Photoshop Elements, sebuah versi lain dari Photoshop yang lebih minimalis, dengan harga terjangkau; di bawah US$100. Produk ini ditujukan untuk pengguna rumahan dan menghilangkan beberapa fitur profesional.



BAB III
PENUTUP

3.1  Simpulan


3.2  Saran



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar